Berita

Kapal MV Sky Fortune/Net

Dunia

Kemlu RI Minta Filipina Segera Pulangkan Enam ABK yang Terlantar di MV Sky Fortune

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 16:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri RI mendesak otoritas Filipina untuk segera memulangkan enam orang anak buah kapal (ABK) Indonesia yang terlantar selama berbulan-bulan di kapal MV Sky Fortune di Tabaco.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha mengatakan KBRI Manila berusaha menangani kasus enam ABK tersebut sejak Maret lalu.

"KBRI Manila telah memberikan dukungan logistik, memfasilitasi perawatan pada salah satu ABK yang sakit, membuka akses kekonsuleran kepada ABK yang ada di atas kapal serta menghubungkan mereka dengan keluarganya di tanah air," jelasnya dalam konferensi pers virtual pada Jumat (5/8).


Judha menuturkan, berbagai upaya koordinasi terus dilakukan dengan otoritas setempat untuk mempercepat proses repatriasi dan pemindahan kapal dari wilayah Tabaco.

Namun pihaknya menghadapi berbagai tantangan karena para ABK tidak memiliki Manning Agency sehingga sulit untuk dimintai pertanggung jawaban.

Selain itu, terdapat tuntutan ganti rugi atas gangguan pengiriman kapal karena kapten kapal dianggap bertagung jawab dalam kasus ini.

Terakhir, wilayah Tabaco, tempat kapal MV Sky Fortune berada tidak diperuntukkan untuk pergantian kru.

Pada Selasa (2/8), otoritas Filiphina menginformasikan pada KBRI Manila bahwa pihaknya telah berusaha mencari lokasi untuk memindahkan kapal untuk memudahkan proses pergantian kru, pemberian logistik serta penangaan kru yang sakit atau terluka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya