Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi/Net

Dunia

Korban Online Scam Bertambah, Menlu Retno Temui Mendagri Kamboja

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 15:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengadakan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Kamboja Krolahom Sar Kheng untuk membahas penanganan kasus penipuan online scam yang banyak menimpa WNI.

Pertemuan yang digelar pada Kamis (4/8) itu merupakan yang kedua dilakukan oleh Indonesia dengan pejabat Kamboja. Beberapa hari sebelumnya, pihak Indonesia juga bertemu dengan kepala kepolisian Kamboja pada Selasa (2/8).

Selama pertemuan, Retno meminta pemerintah Kamboja mempercepat proses repatriasi para WNI yang menjadi korban penipuan online scam dan segera melakukan tindakan pencegahan karena laporan kasus yang diterima KBRI kian meningkat.


"Kami mencatat bahwa angkanya terus bertambah dari 53, hingga hari ini menjadi 129 yang berhasil diselamatkan oleh KBRI," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha dalam konferensi pers virtual pada Jumat (5/8).

Untuk itu, Retno mendorong segera diselesaikannya perundingan nota kesepahaman tentang pemberantasan kejahatan lintas batas negara antara Indonesia, Malaysia dan Kamboja.

"Diharapkan MoU ini menjadi dasar kerjasama yang lebih  kuat antara Indonesia dan Kamboja dalam menangani kasus kejahatan di luar negari," tambah Judha.

Indonesia menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan, perlindungan terhadap korban, penegakan hukum dan harmonisasi oleh kedua belak pihak untuk menekan kasus penipuan semaksimal mungkin.

Sementara itu, menteri dalam negeri kamboja menyambut baik hal-hal yang disampaikan oleh menlu RI dan turut mendukung proses percepatan repatriasi serta MoU tersebut agar dapat segera menangani kasus-kasus serupa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya