Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

ASEAN-AS Sepakat Dukung Indo-Pasifik Jadi Kawasan Damai dan Makmur

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 12:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN dan Amerika Serikat (AS) yang diadakan di Phonm Penh pada Kamis (4/8) menghasilkan komitmen untuk memperkuat kerjasama dalam mendukung keamanan dan kemajuan kawasan Indo-Pasifik.

Dalam keterangan persnya, Menlu RI Retno Marsudi yang memimpin pertemuan mengatakan, Indo-Pasifik merupakan kawasan masa depan bersama dan kemajuannya akan bergantung pada pengelolaan yang dilakukan.

Oleh karena itu, Retno mengharapkan kerjasama yang dibangun ASEAN-AS di kawasan Indo-Pasifik dapat dijalin secara inklusif, penuh dengan strategic trust dan patuh pada hukum internasional yang berlaku.


Retno menekankan perlunya kerjasama untuk membangun iklim yang damai di tengah situasi dunia yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pandemi Covid-19, inflasi, krisis pangan dan energi hingga menyebarnya wabah monkeypox di seluruh dunia.

"Sangat penting bagi Indonesia dan ASEAN bermitra dengan banyak pihak termasuk AS. Dan tentunya kerjasama tersebut haruslah saling menguntungkan sehingga dapat berkontribusi pada perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan," tegasnya.

Terakhir, Menlu RI menyampaikan bahwa ASEAN-AS akan meningkatkan  hubungan keduanya menjadi Kemitraan Komprehensif Strategis (Comprehensive Strategic partnership) yang rencananya akan diluncurkan pada November mendatang.

"Kami meyakini bahwa tingkat kemitraan yang baru ini akan menjadi sarana yang sangat baik bagi upaya meningkatkan kerjasama ASEAN-AS," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya