Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Laporan PBB: Israel Usir Paksa Ratusan Orang Badui Palestina dengan Pembongkaran Rumah

KAMIS, 04 AGUSTUS 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menuduh Israel telah melakukan tindakan pemaksaan agar ratusan warga Palestina dari komunitas Badui meninggalkan tempat tinggal mereka.

Laporan dari UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) menunjukkan, sekitar 100 warga Palestina terpaksa meninggalkan komunitas Ras At-Teen Badui di dekat kota Ramallah bulan lalu.

Laporan yang dikutip dari Anadolu Agency pada Rabu (3/8) itu menyebut kondisi rakyat Palestina berada di bawah tindak kekerasaan Israel. Pemukiman dan tempat penampungan mereka dibongkar hingga mereka terpaksa pergi.


PBB meminta pihak berwenang Israel untuk menghentikan kebijakan pembongkaran rumah dan penyitaan tanah, meminta pertanggungjawaban atas kekerasan yang dilakukan terhadap penduduk Palestina, serta mencegah Israel menggunakan kekuatan berlebihan terhadap mereka.

Menurut laporan OCHA, sekitar 660 ribu warga Palestina dan Israel telah tinggal di 145 pemukiman dan 140 pos terdepan di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Sementara itu, di bawah hukum internasional, semua pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan dianggap ilegal.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya