Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Bukan Diundang ke Istana, Jokowi Harusnya Bubarkan Relawan

MINGGU, 31 JULI 2022 | 14:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan mengundang untuk berkumpul di Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Joko Widodo harusnya membubarkan para relawannya. Mengingat, masa jabatan Jokowi sebagai presiden akan berakhir dua tahun lagi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menyoroti adanya pertemuan antara Presiden Jokowi dengan relawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat kemarin (29/7).

"Bagi saya tak ada urgensi para relawan berkumpul di Istana," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (31/7).


Jerry menduga, ada unsur menggoda relawan agar tetap mendukung Jokowi karena adanya harapan untuk tiga periode.

"Bagi saya ini drama Jokowi setelah di periode pertama dan di akhir periode kedua baru dia mengundang berkumpul para pendukungnya," kata Jerry.

Jerry pun mempertanyakan, anggaran yang digunakan saat pertemuan tersebut berasal dari anggaran negara atau pribadi. Karena, berkumpulnya para relawan itu merupakan kepentingan pribadi atau kelompok.

"Dan ini agenda apa? Tiga periode atau bagaimana lantaran masa jabatan Jokowi tinggal dua tahun. Atau berkumpulnya para relawan akan diarahkan mendukung Ganjar?" heran Jerry.

Jokowi kata Jerry, seharusnya mengundang para relawannya di kediaman pribadinya, bukan di Istana yang merupakan fasilitas negara.

"Ini kan urusan pribadi bukan urusan negara jadi aneh saja Jokowi mengumpulkan mereka. Bagi saya sebaiknya relawan ini dibubarkan sebelum kepemimpinan Jokowi berakhir," pungkas Jerry.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya