Berita

Yandri Nazir dan Juwita Zahra menunjukkan keputusan Mahkamah Partai/RMOLLampung

Politik

Konflik Masih Berlanjut, Plt Ketua DPC Lamtim dan Pringsewu Gugat Demokrat ke PN Jakarta

KAMIS, 28 JULI 2022 | 03:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Konflik yang melanda Partai Demokrat Lampung masih belum sepenuhnya usai. Plt Ketua DPC Demokrat Lampung Timur Yandri Nazir dan Pringsewu Juwita Zahara akan menggugat Partai Demokrat ke Pengadilan Negeri Jakarta.

Gugatan tersebut merupakan buntut dari ketidakpuasan keduanya atas Musyawarah Cabang (Muscab) ulang untuk daerah Lamtim dan Pringsewu yang digelar mendadak tanpa melibatkan keduanya.

Padahal, kata Yandri, gugatan dirinya dan Juwita terhadap Ketua DPD Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, dikabulkan oleh Mahkamah Partai (MP) dan keduanya dinyatakan sebagai Plt ketua yang sah, serta Muscab di dua daerah itu harus diulang.


SK pengembalian jabatan mereka yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada 12 Juli 2022, hanya berlaku satu hari.

Esok harinya, Demokrat Lampung menggelar musyawarah cabang (muscab) ulang untuk Lamtim dan Pringsewu dengan masing-masing calon tunggal, seperti Muscab awal.

Yaitu Muhammad Khadafi Azwar sebagai calon Ketua DPC Lampung Timur dan Mira Anita calon Ketua DPC Pringsewu. Keduanya ditetapkan secara aklamasi dan telah menerima SK kepengurusan dari AHY, Selasa kemarin (26/7).

"Kami akan gugat ke PN Jakarta. Kami menilai Muscab ulang itu hanya akal-akalan dan dipaksakan. Hari itu keluar SK tapi langsung Muscab ulang, tapi kami tidak dilibatkan," ujar Yandri, dikutip Kantor Berita RMOLampung, Rabu (27/7).

Juwita Zahra menambahkan, banyaknya kepentingan yang muncul cukup menyulitkan pihaknya dalam mencari keadilan.

Ia memberi contoh kasus di DPD Demokrat Riau, di mana Majelis Hakim PN Pekanbaru mengabulkan gugatan perdata khusus Asri Auzar dan kawan-kawan terhadap Ketum AHY, Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya, dan Ketua BPOKK Herman Khaeron.

"Jika di berbagai daerah tetap terjadi konflik internal seperti ini, maka bisa menghilangkan semua legacy yang sudah dicapai bahwa Demokrat itu partai yang demokratis. Sulit bestie, remuk njero! Lihat saja berbagai masalah dapat disaksikan publik hari ini," paparnya.

Juwita menambahkan, pihaknya akan terus berjuang hingga ke PN. Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang telah menahan diri tidak melakukan gerakan anarki.

"Saya masih ingat pidato politik Mas Ketum AHY, saat kisruh kudeta partai demokrat: 'siapa menabur angin akan menuai badai', " pungkasnya. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya