Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Joman, Immanuel Ebenezer/Net

Politik

Jokowi Mania Anggap Musra Relawan Manuver Membenturkan Presiden dan Partai Pendukung

RABU, 27 JULI 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebanyak 14 organ relawan garis keras Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkolaborasi mengadakan Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) Indonesia di Solo yang dikabarkan digelar pada hari ini, Rabu (27/7). Tujuannya, untuk menjaring capres-cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.

Namun giat musra relawan ini ditentang keras oleh Ketua Kelompok Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer. Bahkan pria yang akrab disapa Noel itu menilai menyebut musra relawan Jokowi sebagai gerakan manuver yang anti terhadap partai politik.

Alasannya, karena Musra diarahkan untuk memunculkan capres yang seharusnya menjadi hak konstitusional partai politik.


“Jelang pemilu kita butuh suasana kondusif. Ada stabilitas politik yang berujung pada keamanan. Tidak perlu memaksa partai toh," kata Noel kepada redaksi, Rabu (27/7).

Di satu sisi, Noel mendapat informasi yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo tidak setuju dengan gelaran musra tersebut.

“Nah langkah mereka ini kan dikontruksi partai atau diyakini partai politik sudah disetujui presiden. Padahal saya dengar Presiden menolak,” sambungnya..

Aktivis 98 ini menambahkan, keputusan musra yang memunculkan nama capres-cawapres akan membenturkan atau menghadap-hadapkan Presiden Jokowi dengan parpol. Terutama parpol pendukung koalisi pemerintah.

“Ini berbahaya karena bisa memunculkan kegaduhan politik baru,” tegas Noel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya