Berita

Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Selasa (26/7)/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Jokowi: Indonesia dan China Saudara Senasib Sepenanggungan

RABU, 27 JULI 2022 | 04:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Indonesia dan China merupakan saudara senasib sepenanggungan. Sehingga China adalah mitra strategis komprehensif bagi Indonesia.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Chin, Xi Jinping, di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa (26/7).

Pada awal pertemuan, Xi Jinping menyampaikan lebih dulu kegembiraannya bisa kembali bertemu langsung dengan Jokowi.


"Pertama-tama izinkan saya ucapkan selamat datang ke China kepada bapak presiden. Saya merasa sangat gembira kembali bertemu bapak secara langsung," kata Xi Jinping, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (26/7).

"Yang mulia adalah kepala negara pertama yang diterima pihak China setelah Olimpiade musim dingin Beijing, dan hal ini cukup membuktikan betapa kemesraannya antara hubungan kedua pihak," imbuhnya.

Membalas sambutan hangat Xi Jinping, Jokowi kemudian menyampaikan terima kasih. Pun menyampaikan bahwa Indonesia dan China merupakan saudara senasib sepenanggungan.

"Indonesia dan RRT adalah saudara senasib sepenanggungan dan RRT adalah mitra strategis komprehensif Indonesia. Kita harus mengisi kemitraan tersebut dengan kerja sama yang menguntungkan untuk negara kita dan sekaligus untuk kawasan dan dunia," ucap Jokowi.

Ada sejumlah hal yang disepakati oleh Jokowi dan Xi Jinping dalam pertemuan tersebut. Yaitu soal Pembaruan MoU Sinergi Poros Maritim Dunia dan Belt Road Initiative, MoU kerja sama Pengembangan dan Penelitian Vaksin dan Genomika, dan MoU mengenai Pembangunan Hijau.

Kesepakatan selanjutnya adalah Pengaturan Kerja sama Kelautan, Protokol mengenai ekspor nanas Indonesia, Pengaturan Kerja Sama Pertukaran Informasi dan Penegakan Pelanggaran Kepabeanan, danRencana Aksi Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Keamanan Siber dan Teknologi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya