Berita

Kuasa Hukum HRS Azis Yanuar saat menjadi narasumber serial diskusi Teras Politik (Terpol) Kang Kiflan/Repro

Politik

Diungkap Orang Dekatnya, Diam-diam Pihak Oposisi dan Kubu Pemerintah Mulai Dekati Habib Rizieq

SELASA, 26 JULI 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setelah dinyatakan bebas bersyarat oleh Ditjen PAS Kemenkumham pada Rabu 20 Juli 2022 lalu, penceramah kondang Habib Rizieq Shihab (HRS) sudah mulai didekati oleh para elite dan tokoh politik.

Namun, upaya pendekatan para elite dan tokoh politik itu dilakukan secara diam-diam.

“Banyak (yang mendekat ke HRS). Tadi kan dibilangnya ada apa enggak, banyak, banyak,” ujar Kuasa Hukum HRS Azis Yanuar saat menjadi narasumber dalam serial diskusi Kantor Berita Politik RMOL, Teras Politik (Terpol) Kang Kiflan bertajuk “Dinamika Politik Setelah HRS Bebas” pada Selasa siang (26/7).


Meski demikian, Azis tidak menyebut siapa tokoh dan elite politik yang mencoba mendekat ke HRS.

“Tapi kalau ditanya selanjutnya saya enggak mau jawab ya siapa siapa ya,” tuturnya.

Saat disinggung lebih jauh mengenai latar belakang elite dan tokoh politik itu, Azis Yanuar mengatakan bahwa ada dari pihak oposisi atau non koalisi pemerintah, juga dari elite dan tokoh koalisi pemerintah yang mendekati kliennya itu.

“Dari selain oposisi ada enggak? Banyak. Dari yang berlawanan dengan pemerintah banyak,” ungkap orang dekat HRS ini.

Selain Azis Yanuar, turut hadir menjadi narasumber dalam serial diskusi mingguan yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL ini yakni Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya