Berita

Korban bus jatuh di tepi sungai kabupaten Tharaka Nithi, Kenya bertambah menjadi 34 korban/Net

Dunia

Korban Bus Jatuh di Kenya, Bertambah Menjadi 34 Korban

SELASA, 26 JULI 2022 | 12:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Korban meninggal akibat kecelakaan bus jatuh di Kenya bertambah menjadi 34 korban. Menurut laporan polisi pada Senin malam(25/7).

Bus penumpang yang membawa sejumlah orang yang masih dalam pencarian ini jatuh dari jembatan ke tepi sungai di kabupaten Tharaka Nithi. Pihak berwenang masih terus melakukan pencarian korban lainnya dan membersihkan puing-puing bus tersebut.

“Hingga saat ini kami telah kehilangan 14 wanita, 18 pria, dan dua anak perempuan sehingga total kematian bertambah menjadi 34 korban. Kami telah menyelamatkan 11 orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Komisaris Tharaka Nithi, Nobert Komora.


Sebelumnya korban tewas dilaporkan sekitar 24 orang, namun pada Senin malam bertambah menjadi 34.

Sementara itu polisi menduga bahwa bus tersebut mengalami kegagalan rem ketika dalam kecepatan yang sangat tinggi.

Sebelumnya kecelakan serupa pernah terjadi pada awal Juli tahun ini, sedikitnya 20 penumpang dikabarkan meninggal dalam kecelakaan di sepanjang jalan raya Nairobi.

Wilayah tersebut telah dikenal sebagai “blackspot” yang berarti titik rawan kecelakaan, jalanan yang sempit, tikungan yang tajam, dan pengemudi yang sering melaju dengan cepat dianggap polisi menjadi penyebab kecelakaan ini sering terjadi.

Saat ini pihak berwenang masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, perusahaan pemilik bus diminta berhenti mengoperasikan sementara semua bus miliknya sampai penyelidikan selesai dilakukan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya