Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Pengamat: Ada Kebingungan Hasto Kristiyanto saat Melihat Elektabilitas Anies Baswedan Melejit

SENIN, 25 JULI 2022 | 07:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang mempertanyakan prestasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai langkah yang blunder.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menilai blunder karena Hasto tidak menyebutkan siapa kader PDIP yang memiliki prestasi luar biasa melebihi Anies Baswedan sebagai pembanding.

"Pernyataan Hasto membuat bingung, karena Trimedya pernah mengatakan bahwa prestasi Ganjar yang dari internal tidak ada. Sehingga siapa yang jadi pembanding dari internal PDIP, yang memiliki prestasi?" ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/7).


Seharusnya, Hasto tunjuk kader PDIP berprestasi. Bukan justru memberi penilaian pada orang lain yang bukan kadernya. Bagi Saiful Anam, hal tersebut justru memperlihatkan adanya kebingungan dari Hasto cs dalam menghadapi elektabilitas Anies yang kian melejit.

"Saya melihat ada kebingungan Hasto melihat elektabilitas Anies yang semakin melejit, sehingga mencoba untuk mencari-cari apa yang menjadi kelemahan Anies," katanya.

Dalam membuat penilaian, hal yang paling utama dilakukan adalah memberi pembanding. Dengan begitu, maka penilaian yang dilakukan tidak menjadi bias dan subjektif.

“Saya kira sudah saatnya apabila mencoba menilai seseorang juga ditunjukkan pembandingnya, agar tidak bias tentang kriteria yang dapat dijadikan rujukan atau pedoman," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya