Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dua Warga Amerika Meninggal di Donbas, Diduga Ikut Bertempur Bersama Ukraina

SENIN, 25 JULI 2022 | 06:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dua warga Amerika Serikat (AS) dikabarkan meninggal di wilayah Donbas Ukraina Timur pada Sabtu (23/7). Belum diketahui apa penyebabnya.

Hal ini dilaporkan oleh jurubicara Departemen Luar Negeri AS, tanpa mengungkapkan rincian lebih lanjut.

Jurubicara itu menolak untuk mengatakan lebih rinci karena menghormati keluarga korban.


"Untuk menghormati keluarga selama masa sulit ini, kami tidak memiliki apa-apa lagi (untuk disampaikan)," kata jurubicara itu, seperti dikutip dari Reuters.

Pemerintah AS sendiri telah menghubungi keluarga korban tewas dengan memberikan kemungkinan semua bantuan konsuler.

Meski begitu, pada awal perang, Ukraina membuka rekrutmen korps untuk tentara asing yang ingin bergabung bertempur bersama Ukraina.Donbas sendiri merupakan zona pertempuran utama antara pasukan Ukraina dan Rusia.

Beberapa orang Amerika secara sukarela datang untuk membantu Ukraina dengan bertempur bersama pasukannya. Meskipun ada peringatan dari pemerintah AS untuk tidak melakukannya.

Pada Mei, seorang warga AS dilaporkan tewas dalam pertempuran sukarela dalam membantu Ukraina melawan pasukan Rusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya