Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Ist

Politik

Hari Anak Nasional Harus Jadi Momentum Wujudkan Kampung Layak Anak

MINGGU, 24 JULI 2022 | 23:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 diharapkan menjadi momentum meningkatkan komitmen perlindungan anak dari level Kabupaten/Kota Layak Anak menjadi Kampung Layak Anak. Hal ini guna mempercepat terwujudnya lingkungan tanpa kekerasan anak, terutama karena masih maraknya kekerasan terhadap anak.

Kampung Layak Anak adalah program berbasis inisiatif dan peran serta masyarakat sehingga efektif menjadi solusi pencegahan dan penanggulangan kekerasan anak di Indonesia.

Disampaikan anggota DPD RI yang juga Pemerhati Anak, Fahira Idris, Kampung Layak Anak adalah upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan anak yang berasal dari inisiatif dan kesadaran penuh masyarakat mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah untuk anak di manapun berada.


Inisiatif gerakan perlindungan anak yang berbasis masyarakat menjadi salah satu solusi yang efektif, mengingat kekerasan anak adalah sebuah fenomena gunung es. Selain bisa terjadi di manapun dan kapanpun, banyak kasus kekerasan anak pelakunya adalah orang yang dekat atau dikenal korban.

“Tentunya kita ingin di tiap tahun peringatan Hari Anak Nasional ada sebuah gagasan, terobosan atau gerakan baru pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap anak. Untuk tahun ini saya rasa Pemerintah bisa mengedepankan upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap anak berbasis inisiatif dan peran serta masyarakat. Salah satunya mewujudkan Kampung Layak Anak di berbagai daerah," ujar Fahira Idris melalui keterangannya, Minggu malam (24/7).

"Sudah saatnya kita menaikkan komitmen perlindungan anak dari yang semula level Kabupaten/Kota Layak Anak menjadi Kampung Layak Anak,” imbuhnya.

Menurut Fahira, selain Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, Peraturan Presiden Nomor 101 Tahun 2022 tentang Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (Stranas PKTA) juga bisa menjadi payung hukum inisiatif Kampung Layak Anak karena dua regulasi tersebut mengatur dengan jelas dan rinci soal partisipasi masyarakat.

Penciptaan lingkungan yang membuat anak aman dari kekerasan hanya bisa terjadi jika dimulai dari lingkup paling kecil, yaitu lingkungan kampung dan keluarga.

Kampung Layak Anak, lanjut Fahira, adalah sebuah gerakan pengawasan dan pemantauan oleh masyarakat atau warga pelindung anak yang ada di tiap-tiap kampung, desa, dusun, rukun warga atau komunitas masyarakat lain.

Pendirian Kampung Layak Anak untuk memperkuat peran masyarakat dalam pencegahan dan pengawasan terjadinya tindak kekerasan, serta pengembangan mekanisme yang memastikan Anak aman dari risiko Kekerasan.

“Kampung Layak Anak untuk mempercepat terjadinya perubahan norma sosial antikekerasan anak dan memobilisasi masyarakat untuk mengubah norma sosial dan perilaku melalui advokasi, forum dialog, penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan menjadi norma dan perilaku anti kekerasan terhadap anak,” pungkas Senator Jakarta ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya