Berita

Dosen Universitas Nasional Andi Yusran/Net

Politik

Andi Yusran: Jadi Alternatif Uji Kapasitas, Kampanye di Kampus Perlu Didukung

MINGGU, 24 JULI 2022 | 19:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bukan hanya kalangan para wakil rakyat dan para politisi, wacana kampanye di perguruan tinggi disambut baik oleh akademisi.

Dosen Universitas Nasional Andi Yusran, salah dosen yang setuju dengan wacana kampanye di kampus. Bagi dia, calon legislator wajib diuji kompetensi, kapasitas dan kapabilitasnya.

Pendapat Direktur Eksekutif Lanskap Politik Indonesia (LPI) ini, yang terjadi selama ini banyak legislator yang kurang mumpuni terpilih jadi legislator. Meski demikian, karena modal uang dan penampilan yang baik bisa terpilih sebagai legislator.


"Hanya bermodalkan fulus, good looking dan kemampuan memobilisasi massa kemudian naik tahta menjadi legislator. Ini terjadi karena proses seleksi di tingkat partai yang lemah dan urung di tes kemampuannya," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/7).

Dalam pandangan Doktor Ilmu Politik Universitas Padjajaran ini, kampus bisa menjadi alternatif untuk melakukan uji kapasitas. Ia melihat, saatnya  kampus dibuka dari ruang isolasi kontestasi politik publik.

"Calon anggota legislatif yang memiliki kapasitas saya kira akan sangat setuju untuk masuk kampus, disana dia-nya akan presentasi banyak gagasan baru tentang resolusi meta-problem bangsa ini," pungkas Andi.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya