Berita

Gletser di Tibet mencair/Net

Dunia

PEROG: China Hanya Tertarik Mengeksploitasi Kekayaan Alam Tibet

JUMAT, 22 JULI 2022 | 20:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

China dinilai hanya tertarik untuk mengeksploitasi kekayaan alam Tibet, tanpa memperhatikan dampaknya terhadap kerusakan lingkungan.

Hal itu disimpulkan oleh kelompok hak asasi Policy Research Group (POREG), seperti dimuat India Times, Jumat (22/7).

POREG menyoroti dokumen 40 halaman yang dirilis pemerintah China pada 2021 dengan judul "Tibet since 1951: Liberation, Development".


Dokumen tersebut berisi berbagai pembangunan yang dilakukan oleh Beijing di Tibet, seperti bendungan dan berbagai infrastruktur.

Namun POREG menilai, pembangunan tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan faktor lingkungan dan kerusakannya yang dirasakan oleh masyarakat Tibet.

Contohnya pembangunan energi bersih yang dilakukan oleh China justru tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tibet sendiri. Energi tersebut justru digunakan untuk listrik dan pabrik-pabrik di China.

Pada akhirnya, Tibet hanya dijadikan sebagai zona pembuangan oleh China. Pembangunan bendungan besar-besaran oleh China justru membuat sungai-sungai di Tibet kekeringan.

Aktivitas pertambangan memicu polusi. Sungai-sungai di sekitar pertambangan tercemar dan tidak dapat dimanfaatkan.

Menurut PEROG, pembangunan yang dilakukan oleh China membuat gletser di Tibet mencair, banjir terjadi, dan banyak lahan hijau yang hilang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya