Berita

Anies Baswedan dengan Erick Thohir/Net

Politik

Maman Golkar: Anies, Erick Thohir dan Ridwan Kamil Harusnya Masuk Parpol

KAMIS, 21 JULI 2022 | 04:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Nama-nama tokoh non parpol yang memiliki elektabilitas tinggi diharapkan bisa masuk ke dalam partai politik. Misalnya Anies Baswedan, Ridwan Kamil hingga Erick Thohir.

Hal tersebut disampaikan politikus Partai Golkar Maman Abdurrahman, dalam rilis survei opini publik Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) bertajuk "Titik Tengah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024", yang digelar virtual pada Rabu (20/7).

"Kita lihat Ganjar, Anies, Erick, Khofifah, Ridwan Kamil, mereka gampang dan wajar memiliki popularitas dan elektablitas tinggi, sangat mudah bagi mereka mencari popularitas," ujar Maman.


Menurut Maman, figur-figur yang disebutkannya tersebut cenderung tidak dibebanai urusan internal parpol dan persepsi publik yang melihat figur partai cenderung negatif.

"Sehingga mereka tidak ada beban," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Maman menyindir sosok-sosok yang kini elektabilitasnya terekam tinggi dalam berbagai lembaga survei tersebut.

"Ini yang menjadi tantanagan dan harapan kita. Seharusnya figur-figur ini ikut masuk dan berkontribusi dengan partai, kalau memang mereka mau membangun narasi besar memperbaiki citra partai," harapnya.

"Jangan ketika mau mencalonkan sibuk-sibuk cari partai," demikian Maman menyindir.

Dalam rilis survei ARSC, nama-nama tokoh politik yang menempati urutan teratas di antaranya merupakan tokoh politik yang menjabat sebagai menteri sekaligus ketum parpol, dan kepala daerah.

Di urutan pertama ada nama Ganjar Pranowo yang dipilih 22,12 persen responden. Kemudian Anies Baswedan 15,92 persen, Prabowo Subianto 8,41 persen, Ridwan Kamil 4,90 persen, dan Airlangga Hartarto di urutan kelima 2,94 persen.

Selain kelima nama tersebut, lima nama tokoh politik lainnya yang masuk ke urutan 10 besar di antaranya Sandiaga Salahuddin Uno yang dipilih 2,37 persen, Erick Thohir 2,10 persen, Puan Maharani 1,14 persen, Andika Perkasa 0,57 persen, dan Agus Harimurthi Yudhoyono 0,24 persen.

Survei ARSC kali ini digelar dengan metode wawancara via telpon pada 21 Juni hingga 5 Juli 2022.

Jumlah populasi sampel dalam survei ini mencapai 1.225 orang dengan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya