Berita

Lambang PDI Perjuangan/Net

Politik

Survei ARSC: Elektabilitas PDIP Masih Teratas, PKS dan Demokrat Masuk 5 Besar

KAMIS, 21 JULI 2022 | 04:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Elektabilitas atau tingkat keterpilihan partai politik hasil survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) mencatat PDI Perjuangan berada di urutan teratas.

Peneliti ARSC, Bagus Balghi menerangkan, PDIP berada di urutan pertama, dan yang menarik PKS serta Demokrat masuk 5 besar.

"PDIP dipilih oleh 14,9 persen dari total responden. Disusul Golkar 10,0 persen, Gerindra 8,8 persen, PKS di urutan keempat sebesar 5,0 persen, serta kelima Demokrat 4,9 persen," ujar Bagus dalam rilis survei yang digelar virtual, Rabu (20/7).


Temuan menarik lainnya dalam survei ARSC kali ini adalah ada parpol non parlemen yang masuk urutan 6 sampai 10 besar.

"Di antaranya Perindo 1,4 persen, dan Garuda 0,9 persen," paparnya.

Sementara parpol lain yang masuk urutan 11 sampai 15 di antaranya PPP 0,7 persen, Berkarya 0,6 persen, PSI 0,5 persen, PKPI 0,3 persen, PBB 0,2 persen.

"Sementara yang tidak memilih atau golput 2,3 persen, tidak tahu 24,4 persen, dan tidak menjawab 16,1 persen," demiian Bagus menambahkan.

Survei ARSC kali ini digelar dengan metode wawancara via telpon pada 21 Juni hingga 5 Juli 2022.

Jumlah populasi sampel dalam survei ini mencapai 1.225 orang dengan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya