Berita

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune dengan Perdana Menteri Italia Mario Draghi/Net

Dunia

Lupakan Rusia, Mario Draghi Pilih Aljazair Jadi Pemasok Gas Terbesar Italia

RABU, 20 JULI 2022 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak lama lagi Aljazair akan menjadi pemasok gas terbesar untuk Italia, menyusul serangkaian kesepakatan yang telah ditandatangani Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune dengan Perdana Menteri Italia Mario Draghi di istana El Mouradia, Aljir.

Ada 15 perjanjian dan dan nota kesepahaman di berbagai bidang mulai dari energi hingga pembangunan berkelanjutan, keadilan dan usaha mikro, yang ditandatangani kedua pemimpin.

Draghi mengatakan, Aljazair adalah mitra yang sangat penting bagi Italia di sektor energi, industri dan bisnis.


Tidak hanya itu, Aljazair juga mitra dalam perang melawan kriminalitas, dan dalam mencari perdamaian dan stabilitas di Mediterania.

"Bahkan Aljazair telah menjadi pemasok gas terbesar bagi Italia dalam beberapa bulan terakhir," katanya, seperti dikutip dari AFP.

Italia membeli sebagian besar gas alamnya dari luar negeri, dengan sekitar 45 persen impornya secara historis berasal dari Rusia. Sementara, Aljazair adalah pengekspor gas terbesar Afrika dan memasok sekitar 11 persen dari gas alam yang dikonsumsi di Eropa.

Impor gas Aljazair ke Italia bukanlah hal baru.  Negara Maghreb itu telah mengekspor sejumlah besar sekitar 6,4 miliar meter kubik gas Aljazair selama kuartal pertama tahun 2021 , 109 persen lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Sejak sanksi Eropa diluncurkan untuk bahan bakar Rusia, Italia mengalihkan pasokannya kepada Aljazair, yang secara historis adalah pemasok terbesar kedua.

Draghi sebelumnya mengunjungi Aljir pada bulan April, ketika dia membuat kesepakatan untuk secara progresif meningkatkan pengiriman melalui pipa Transmed hingga sembilan miliar meter kubik per tahun pada 2023-2024.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya