Berita

Sezgin Baran Korkmaz/Net

Dunia

Lakukan Pencucian Uang dan Penipuan, Pengusaha Turki Diektradisi ke AS

SABTU, 16 JULI 2022 | 15:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pengusaha Turki, Sezgin Baran Korkmaz, dikirim ke pengadilan Salt Lake City Amerika Serikat pada Jumat (15/7) karena kasus pencucian uang dan penipuan setelah diekstradisi dari Australia.

Korkmaz diduga mencuci uang sekitar 133 juta dolar AS atau yang setara dengan lebih dari 1 triliun rupiah melalui rekening bank yang dia miliki di Turki dan Eropa.

Ia juga diduga telah berpartisipasi untuk menipu pemerintah AS dengan mengajukan klaim palsu untuk kredit pajak energi bersih senilai lebih dari 1 miliyar dolar AS bersamaan dengan dua konspirator lainnya yang telah mengaku bersalah.


Sebelumnya pada 19 Juni 2021 Korkmaz telah ditahan di Wels, Austria. Namun kemudian atas permintaan ektradisi ia dipindahkan ke AS.

Menurut Kementerian Kehakiman Austria, mereka memberi negara ini prioritas ekstradisi dengan alasan bahwa kejahatan pertama yang didakwakan terhadap Korkmaz dilakukan di AS dan jumlah korban di negara ini lebih tinggi.

"Penangkapan dan ekstradisi Baran Korkmaz yang berhasil menunjukkan komitmen departemen untuk bekerja dengan mitra internasional kami untuk mengejar, menangkap, dan mengembalikan mereka yang berusaha menipu rakyat Amerika," kata Penjabat Wakil Asisten Jaksa Agung Stuart Goldberg dalam sebuah pernyataan.

Lebih lanjut jaksa agung ini sampaikan apresiasinya kepada penegak hukum kedua negara tersebut, karena berkat bantuan dari Austria dan Turki, mereka dapat membawa Korkmaz ke pengadilan atas tuduhan yang tertunda, dan telah berhasil memulihkan hasil penyitaan yang signifikan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya