Berita

Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Totok Daryanto/RMOL

Politik

PAN Klaim Mepet ke PDIP untuk Kepentingan KIB

JUMAT, 15 JULI 2022 | 22:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tindak tanduk Partai Amanat Nasional (PAN) yang terlihat mendekat ke PDI Perjuangan diklaim sebagai upaya untuk pemenangan politik Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Hal tersebut disampaikan Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Totok Daryanto, dalam diskusi Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) Partai Golkar bertajuk "Peta Koalisi Pasca Kelahiran KIB", di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, (15/7).

Totok menjelaskan, pertemuan antara Sekjen PAN Eddy Soeparno dengan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam momentum bersepada di Jakarta pada Jumat pagi (15/7), bukan penyelewengan.


"Jadi politik itu tidak kayak sesuatu dalam menjatuhkan," ujar Totok.

Meski membicarakan politik, Totok memastikan pertemuan Eddy dan Hasto tersebut tidak membahas soal koalisi.

Maka dari itu, ia menekankan maksud dari pertemuan tersebut adalah untuk bangunan kerja sama yang sudah dibangun PAN bersama Partai Golkar dan PPP di dalam KIB.

"Jadi harus membangun komunikasi, mendengar sebanyak-banyaknya supaya menyambungkan kepentingan elite dengan kepentingan rakyat," tegas Totok.

"Ketemu Gerindra, PKB enggak ada masalah. KIB tetap tiket untuk maju Pilpres 2024," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya