Berita

Gedung Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI)/Net

Politik

2.348 Bakal Calon Anggota Bawaslu Provinsi Lolos Seleksi Administrasi

JUMAT, 15 JULI 2022 | 21:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Seleksi Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di 25 Provinsi telah meloloskan 2.348 pendaftar.

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty menjelaskan, Tim Seleksi (Timsel) telah melalui proses tes administrasi terhadap total pendaftar sebanyak 2.815 orang.

"Hasilnya, sekitar 2.348 orang lolos seleksi administrasi dan dapat mengikuti seleksi tertulis dan tes psikologi yang akan diselenggarakan pada Senin-Rabu,18-20 Juli 2022," ujar Lolly dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/7).


Dalam proses pendaftaran, Bawaslu mendapati kelebihan kuota pendaftar di dua provinsi, sehingga harus melakukan pemeringkatan untuk meloloskan ke tahap tes selanjutnya.

"Paling banyak di Jawa Timur dengan 230 orang pendaftar dan di Jawa Tengah dengan 314 pendaftar. Jumlah tersebut melebihi yang ditetapkan Bawaslu, yaitu 210 orang," paparnya.

Adapun untuk tahap seleksi administrasi ini, Bawaslu tidak meloloskan 32 orang pendaftar karena berlatar belakang pendidikan SMA, dan 5 orang berlatar belakang pendidikan D3.

Selain itu, ada sebanyak 267 pendaftar yang dinyatakan tidak lolos karena belum melebihi batas umur yang ditentukan Timsel.

"Yaitu minimal berusia 35 tahun saat mendaftar," demikian Lolly.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya