Berita

Dekan FISIP UIN Walisongo Semarang, Dr Misbah Zulfa Elizabeth/RMOLJateng

Politik

Duet Anies-Puan Bisa Jadi Alternatif Pilpres 2024, Ini Syaratnya

JUMAT, 15 JULI 2022 | 14:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Duet Anies Baswedan dan Puan Maharani bisa menjadi alternatif pilihan dalam Pilpres 2024 mendatang. Namun, hal itu sangat tergantung dari dinamika politik yang berkembang di masyarakat dan partai koalisi pendukung. Termasuk ditopang kekuatan media massa.

"Anies yang dicitrakan dan dipersonifikasikan sebagai sosok yang cerdas dan kalangan Islam, dan Puan Maharani mewakili perempuan yang berasal dari kalangan nasionalis, bisa jadi alternatif bagi rakyat tentang sosok pemimpin masa depan," papar pengamat politik dari FISIP UIN Walisongo, Dr Misbah Zulfa Elizabeth, dalam diskusi publik bertajuk ‘’Kriteria Calon Presiden, Siapa Sosok yang Dianggap Cerdas, Merakyat dan Visioner?’’, Jumat (15/7).

"Tapi, semuanya tergantung dinamika politik dan kekuatan media massa,’’ imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Dalam diskusi yang digelar di Gedung Monod Diephuis Kota Lama itu, Dekan FISIP UIN Walisongo itu berpendapat, selama ini terdapat sosok-sosok capres yang telah mendominasi berbagai hasil survei sejumlah lembaga, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.

Mereka telah dicitrakan oleh media sebagai sosok pemimpin yang cerdas, merakyat, dan visioner.

‘’Anies misalnya dicitrakan sosok yang cerdas, Ganjar sosok yang merakyat, Prabowo sosok yang visioner. Semuanya dibentuk dan dicitrakan demikian, karena kekuatan media sebagai pembentuk realitas. Sehingga dikenal masyarakat secara luas, tanpa media, maka mereka tak banyak dikenal oleh masyarakat," jelasnya.

Jadi, lanjut Misbah Zulfa Elizabeth, peran media sangat luar biasa dalam membentuk citra para calon pemimpin negeri ini. Itulah yang jadi modal awal untuk bertarung dalam Pilpres 2024 mendatang, tegas Elis, panggilan akrabnya.

Namun demikian, Elis mengatakan, citra yang telah melekat di sosok-sosok tersebut, belum bisa dijadikan tolok ukur tingginya tingkat keterpilihan mereka dalam Pilpres mendatang.

"Politik itu selalu dinamis dan tak mudah ditebak, kuncinya ada pada siapa pasangan mereka kelak. Posisi orang kedua atau cawapres menjadi kunci, karena yang dipiih rakyat adalah satu paket, dwitunggal, bukan hanya sosok capres saja. Maka, kita tunggu siapa sosok yang akan menjadi pendamping dalam paket pilpres mendatang, itu kuncinya,’’ jelasnya.

Elis pun mengajak media untuk benar-benar mengawal pilpres mendatang agar menjadi ajang edukasi politik yang mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat.

‘’Media jangan mem-blow up sosok yang dirasa memberi energi negatif bagi rakyat. Sebaiknya, dukung dan blow up terus sosok yang memberi energi positif bagi rakyat, yang membangun demokrasi tanpa SARA, yang terus membangun keindonesiaan kita yang berbhineka,’’ tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya