Berita

Presiden Xi Jinping berbicara dengan orang-orang dari berbagai kelompok etnis saat mengunjungi komunitas Guyuanxiang di Distrik Tianshan, Urumqi, Daerah Otonomi Uygur Xinjiang, Tiongkok, 13 Juli 2022/Net

Dunia

Dua Hari Berada di Xinjiang, Ini Kunjungan Kedua Xi dalam Delapan Tahun

JUMAT, 15 JULI 2022 | 14:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah sorotan negara-negara Barat terkait dugaan adanya pelanggaran hak asasi manusia terhadap  etnis Uighur Xinjiang, Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan selama dua hari ke kota yang terletak di China Barat Laut itu.

Selama kunjungan yang berlangsung pada Selasa sore hingga Rabu pagi, (12-13 Juli) Xi melakukan inspeksi ke Universitas Xinjiang, Area Pelabuhan Darat Internasional Urumqi, komunitas Guyuanxiang di Distrik Tianshan dan Museum Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (15/7).

Ini adalah inspeksi kedua Xi ke Xinjiang dalam delapan tahun.


Selama kunjungannya, Xi mengamati pengoperasian berbagai area fungsional dari pusat perakitan Kereta Barang China-Eropa (Urumqi) dan pelabuhan Alashankou dan Khorgos dalam video waktu nyata.

"Inisiatif Sabuk dan Jalan telah membuahkan hasil yang bermanfaat sejak dimulai. Seiring dengan kemajuan pembangunan bersama BRI, Xinjiang tidak lagi menjadi daerah terpencil tetapi merupakan area inti dan hub. Apa yang telah Anda lakukan memiliki makna sejarah," kata Xi.

Ketika berkunjung ke komunitas Guyuanxiang di distrik Tianshan, Xi mengatakan bahwa dirinya menaruh perhatian besar pada pekerjaan komunitas dan dia sangat senang melihat komunitas lokal berkembang.

“Kita harus membumi, memahami apa yang dipikirkan dan diharapkan orang, dan melakukan pekerjaan kita sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Xi.

"Kita perlu membangun organisasi Partai tingkat komunitas dengan baik, benar-benar memainkan peran mereka sebagai benteng, sehingga orang-orang dari semua kelompok etnis menjalani kehidupan yang lebih bahagia,” ujarnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya