Berita

Gemcovac-19, vaksin Covid-19 dengan teknologi mRNA yang dikembangkan oleh India/Net

Dunia

Gemcovac-19, Vaksin mRNA Pertama yang Dikembangkan India Siap Diluncurkan

JUMAT, 15 JULI 2022 | 11:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Vaksin Covid-19 dengan teknologi mRNA pertama yang dikembangkan oleh India, Gemcovac-19, akan segera diluncurkan dalam waktu 72 jam setelah dapatkan izin dari pemerintah.

Dikutip dari The Economic Times, Gemcovac-19 merupakan vaksin Covid-19 dengan teknologi mRNA pertama yang dikembangkan di India oleh perusahaan Gennova Biopharmaceuticals.

Setelah mendapatkan izin, vaksin ini kemungkinan akan menjadi bagian dari program imunisasi nasional di India.


Menurut Kepala Operasi Gennova Biopharmaceuticals, Samit Mehta, vaksinnya akan dipasarkan untuk booster, mengingat hampir sebagian populasi telah menerima vaksin dosis keduanya.

Sejauh ini, dikabarkan masih ada sekitar tiga persen orang di India belum mendapatkan vaksin Covid-19.

Awal bulan ini, regulator obat India telah menyetujui Gemcovac-19 untuk penggunaan terbatas dalam situasi darurat pada orang dewasa.

Regulator obat India juga telah menyetujui vaksin yang baru dikembangkan ini sebagai vaksin mandiri.

Kelompok Penasihat Teknis Nasional untuk Imunisasi (NTAGI) akan mengadakan pertemuan pada 20 Juli mendatang untuk memutuskan kegunaan vaksin ini sebagai vaksin mandiri dan mempertimbangkan manfaatnya sebagai booster.

Selain India, Gennova juga mengincar pasar internasional untuk mendistribusikan Gemcovac-19.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya