Berita

Presiden China Xi Jinping menjadi tuan rumah KTT BRICS ke-14 melalui tautan video dari Beijing, Kamis, 23 Juni 2022/Net

Dunia

Kelompok BRICS Makin Populer, Turki hingga Arab Saudi Minat Bergabung

JUMAT, 15 JULI 2022 | 06:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah Iran dan Argentina, tiga negara lain menyatakan minatnya untuk bergabung dalam kelompok negara-negara berkembang, BRICS.

Hal itu diungkapkan Purnima Anand, presiden organisasi tersebut kepada media Rusia pada Kamis (14/7). Ia mengatakan Arab Saudi, Turki, dan Mesir, telah mengajukan penawaran keanggotaan.

"Arab Saudi, Turki, dan Mesir berencana untuk bergabung dengan BRICS, dan tawaran keanggotaan potensial mereka dapat didiskusikan dan dijawab pada pertemuan puncak tahun depan di Afrika Selatan," kata Anand kepada surat kabar Rusia Izvestia.


"Saya percaya ini adalah langkah yang baik, karena ekspansi selalu dipandang baik; itu pasti akan meningkatkan pengaruh global BRICS,” ujarnya.

Negara-negara BRICS yang sejauh ini terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan,  menyumbang lebih dari 40 persen populasi global dan hampir seperempat dari PDB dunia.

BRICS, nama yang diambil dari akronim negara-negara tersebut, memiliki tujuan untuk mempromosikan perdamaian, keamanan, pembangunan, dan kerja sama secara global, dan berkontribusi pada pengembangan kemanusiaan.

Anand mengatakan BRICS telah membahas rencana ekspansi kelompok mereka selama KTT yang berlangsung pada akhir Juni lalu di Beijing.

Presiden Forum BRICS mengatakan dia berharap aksesi Arab Saudi, Turki, dan Mesir tidak akan memakan banyak waktu, mengingat bahwa mereka sudah terlibat dalam prosesnya, meskipun ragu bahwa ketiganya akan bergabung dengan aliansi pada saat yang bersamaan.

“Saya berharap negara-negara ini akan segera bergabung dengan BRICS, karena semua perwakilan anggota inti tertarik untuk ekspansi. Jadi akan segera datang," kata Anand.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya