Berita

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha/Repro

Dunia

Kemlu Pastikan 340 WNI yang Tinggal di Sri Lanka dalam Keadaan Baik

JUMAT, 15 JULI 2022 | 04:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terkait gejolak demonstrasi ratusan ribu warga di Sri Lanka, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di negara tersebut dalam keadaan baik-baik saja.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha menjelaskan bahwa data Kemlu RI, terdapat 340 WNI yang bertempat tinggal di Sri Lanka.

Ia memastikan, data terbaru yang dihimpun Kemlu, saat ini mereka dalam keadaan baik-baik saja. Bahkan para WNI itu saat ini berada dalam pantauan pihak BRI di Kolombo. 

"(WNI) mayoritas pekerja migran yang bekerja di sektor pariwisata dan juga konsumsi, semuanya alhamdulillah dalam keadaan baik," demikian kata Judha Nugraha, Jumat (15/7).

"(WNI) mayoritas pekerja migran yang bekerja di sektor pariwisata dan juga konsumsi, semuanya alhamdulillah dalam keadaan baik," demikian kata Judha Nugraha, Jumat (15/7).

Judha juga menjelaskan bahwa para WNI yang menjadi pekerja migran itu berada dalam jaminan perusahaan. Dengan demikian, untuk kebutuhan makan dan akomodasi sudah disediakan oleh pihak perusahaan.

Saat ini, Pihak Kemlu terus berkomunikasi dengan Pihak KBRI Kolombo. Sejauh ini, kata Judha tidak ada satupun WNI yang terlibat dalam gelombang unjuk rasa di Sri Lanka.

Aksi gelombang unjuk rasa yang melibatkan ratusan ribu massa telah berhasil mengepung Istana Presiden. Bahkan sang Presiden Gotabaya Rajapaksa memilih kabur ke luar negeri. Terbaru sang presiden sudah tiba di Singapura.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya