Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Bawaslu Temukan Pensiunan TNI-Polri di 11 Provinsi Belum Masuk Data Pemilih yang Dimutakhirkan KPU

KAMIS, 14 JULI 2022 | 20:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data pemilih yang dimutakhirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Juni tahun ini ke dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I-2022, belum mencantumkan pensiunan TNI dan Polri.

Hal tersebut diungkap anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty, dalam keterangan tertulisnya tentang "Temuan hasil pengawasan DPB Semester I-2022 KPU RI", Kamis (14/7).

"KPU di 11 provinsi tidak mencatat perubahan alih status TNI/Polri," ujar Lolly.


Menurutnya, temuan Bawaslu terhadap pengawasan PDB Semester I-2022 tersebut telah memberikan gambaran tentang kerja KPU yang belum maksimal.

Pasalnya, Lolly menyatakan bahwa bukan hanya data pemilih pensiunan TNI/Polri yang belum dapat dimutakhirkan oleh KPU. Akan tetapi juga data pemilih rentang dari kelompok disabilitas dan penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Bawaslu menemukan bahwa KPU di 14 provinsi tidak melaksanakan pemutakhiran daftar pemilih di lapas," paparnya.

"Dan pada Berita Acara Rekapilutasi DPB, KPU belum mencantumkan jumlah pemilih disabilitas," sambung Lolly.

Maka dari itu, Lolly melihat akar persoalan dari masalah pendataan 3 kelompok pemilih ini adalah koordinasi KPU dengan kementrian/lembaga terkait.

"Hal tersebut terjadi lantaran belum maksimalnya koordinasi antara KPu dengan Lembaga terkait, misalnya dengan TNI dan Polri (terkait data pemilih pensiunan)," demikian Lolly.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya