Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Bawaslu Minta Jajarannya di Daerah Pelototi Potensi Pemalsuan Daftar Pemilih

RABU, 13 JULI 2022 | 21:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemantauan tahapan pemilihan umum (pemilu) bakal dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam waktu dekat, khususnya terkait dengan tahapan pemutakhiran daftar pemilih.

Anggota Bawaslu RI Fuadi menjelaskan, pada pemutakhiran data pemilih Pemilu Serentak 2024 muncul sejumlah potensi pelanggaran yang cuukup serius.

"Pertama, panitia pemungutan suara (PPS) melalui pantarlih tidak melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih," ujar Fuadi dalam keterangannya, Rabu (13/7).


Di samping itu, Fuadi mengungkap satu potensi pelanggaran yang cukup serius lainnya. Di mana, hal ini erat kaitannya dengan kerja penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Yakni memalsukan keterangan daftar pemilih," imbuhnya mengungkap.

Selain itu, pelanggaran yang kemungkinan juga dilakukan oleh KPU kabupaten/kota. Yaitu tidak memberikan salinan daftar pemilih tetap (DPT) kepada peserta pemilu.

"Kemudian jajaran KPU tidak menindaklanjuti temuan jajaran Bawaslu terkait dengan pemutakhiran data pemilih," demikian Fuadi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya