Berita

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong/Net

Dunia

Menlu Wong: 10 Beasiswa akan Disediakan bagi Pelajar Indonesia yang Ingin Mengambil Magister di Australia

RABU, 13 JULI 2022 | 12:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Australia meluncurkan program beasiswauntuk warga Indonesia yang ingin mengambil gelar Master atau PhD di Australia.

Dalam kunjungannya ke Indonesia baru-baru ini, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan program yang dinamai Beasiswa G20 “Recover Together, Recover Stronger” untuk 10 beasiswa.
 
Beasiswa akan diberikan untuk mata kuliah yang sejalan dengan area prioritas G20 Indonesia yaitu Rancangan Kesehatan Global, Transisi Energi Berkelanjutan dan Transformasi Digital.


Dalam rilis Kedutaan Besar Australia yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, disebutkan bahwa pelamar akan dinilai kualitas profesionalnya, kompetensi akademiknya, dan yang paling penting, potensi mereka untuk berkontribusi pada tantangan pembangunan di Indonesia.

Beasiswa akan mencakup pengalaman di Australia termasuk kunjungan ke Gedung Parlemen Australia, serta pertemuan dengan pemimpin pemerintahan dan industri.

Beasiswa G20 ini merupakan penghargaan internasional bergengsi yang diberikan oleh Pemerintah Australia kepada generasi penerus pemimpin global di Indonesia. Melalui studi dan penelitian, penerima beasiswa akan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan untuk berkontribusi secara signifikan terhadap prioritas G20 Indonesia.

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, mengatakan program beasiswa ini adalah bagian dari kerja sama Australia dan Indonesia.

“Pendidikan merupakan inti dari bagaimana Australia dan Indonesia membangun masa depan bersama dengan pengalaman bersama,” katanya.

“Beasiswa G20 Recover Together, Recover Stronger ini akan menumbuhkan hubungan dan persahabatan, serta menggunakan peluang yang bermanfaat bagi warga, masyarakat dan negara kita,” tutup Wong.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya