Berita

Menteri Keuangan Republik Ceko Zybnek Stanjura (kanan) berbicara dengan Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe selama pertemuan para menteri keuangan Uni Eropa di Brussel, Selasa, 12 Juli 2022/Net

Dunia

Pulihkan Perekonomian Ukraina, Uni Eropa Sepakat Kucurkan Bantuan Senilai Rp 15 Triliun

RABU, 13 JULI 2022 | 11:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Negara-negara yang tergabung dalam kelompok Uni Eropa akhirnya menyetujui paket bantuan senilai satu miliar euro (sekitar 15 triliun rupiah) untuk memulihkan perekonomian Ukraina yang hancur akibat invasi Rusia.

Keputusan tersebut diumumkan pada Selasa malam (12/7) setelah mendapat persetujuan dari 27 menteri keuangan negara Uni Eropa.

"Ini akan memberi Ukraina dana yang diperlukan untuk menutupi kebutuhan mendesak dan memastikan pengoperasian infrastruktur penting," kata Zbynek Stanjura, menteri keuangan Republik Ceko, yang saat ini menjabat sebagai presiden bergilir Uni Eropa, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari The Washington Post, Rabu (13/7).


Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal menyambut baik keputusan tersebut.

"Bantuan tersebut, yang telah disetujui oleh menteri keuangan negara-negara anggota UE pada hari sebelumnya, akan membantu Ukraina untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah konflik dengan Rusia," tulis Shmyhal di Telegram.

"Ukraina juga berencana untuk menarik hingga 200 juta euro dengan persyaratan preferensial dari Italia," ujarnya.

Sebelumnya pada hari itu, Kementerian Keuangan Ukraina mengatakan bahwa Kiev telah menerima hibah 1,7 miliar dolar dari Amerika Serikat dan akan menggunakannya untuk menutupi pengeluaran anggaran negara untuk layanan medis di bawah program jaminan medis.

"Kiev berencana untuk mengumpulkan 20 miliar dolar bantuan internasional dari mitra Baratnya pada akhir 2022," kata Menteri Keuangan Ukraina Serhiy Marchenko pada acara publik bulan lalu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya