Berita

Tsai Ing-wen/Net

Dunia

Ingin Tiru Pembunuhan Shinzo Abe, Pengancam Penembak Presiden Taiwan Diringkus Polisi

SENIN, 11 JULI 2022 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi Taiwan menangkap seorang pria yang merencanakan pembunuhan Presiden Tsai Ing-wen.

Penangkapan terjadi setelah tersangka yang diidentifikasi pria bermarga Chen mengomentari postingan di forum online PTT berjudul, “Tersangka pembunuhan Abe Shinzo mengaku! Ingin menembak mantan perdana menteri karena ketidakpuasan" yang terbit pada Jumat pekan lalu.

Dalam komentarnya, pria tersebut mengungkapkan akan melakukan hal yang sama kepada Tsai, seperti yang dilakukan pembunuh Abe.


“Jika itu saya, saya ingin mengeksekusi Tsai Ing-wen dengan menembak," tulisnya, seperti dikutip dari Taiwan News, Minggu (10/7).

Pengguna lain bernama "zwxyzxxx" sudah mengingatkan agar dia berhenti main-main karena komentarnya dapat menyebabkan konsekuensi hukum.

Departemen Kepolisian Kota Tainan, Kantor Polisi Yongkang mengatakan bahwa Biro Kepolisian Kabupaten Miaoli menemukan komentar tersebut saat berpatroli di aktivitas online sekitar pukul 2 siang pada hari Jumat. Polisi Miaoli segera melaporkan komentar tersebut ke Biro Investigasi Kriminal, yang menemukan alamat IP di Tainan.

Polisi Tainan kemudian menangkap Chen di rumahnya sekitar pukul 7 malam dan menyita telepon yang digunakannya untuk berkomentar. Menurut polisi, lulusan universitas berusia 22 tahun yang menganggur itu berkomentar karena tidak puas dengan politik.

Orangtua Chen berulang kali meminta maaf, mengatakan anak mereka telah berbicara tanpa berpikir dan membuat lelucon yang tidak pantas.

Meskipun polisi menolak kemungkinan Chen bertindak berdasarkan kata-katanya, mereka menyerahkan kasusnya ke jaksa dengan tuduhan pengancaman.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya