Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Maritim, China dan Pakistan Gelar Latihan Sea Guardians-2

SENIN, 11 JULI 2022 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sukses menggelar latihan maritim pada 2020, China dan Pakistan kembali mengadakan latihan maritim bersama Sea Guardians-2 di sebuah pelabuhan militer di Shanghai dan akan dipimpin bersama oleh Laksamana Muda Angkatan Laut PLA Liu Zhigang dan Komodor Rashid Mehmood Sheikh dari Angkatan Laut Pakistan.

Juru bicara Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Liu Wensheng mengatakan latihan yang dimulai pada Minggu (10/7) itu tidak terkait dengan situasi regional apalagi menargetkan wilayah tertentu.

"Latihan Sea Guardians-2 adalah kegiatan normal sesuai rencana tahunan antara kedua militer," kata Liu, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (11/7).


"Itu tidak terkait dengan situasi regional apa pun dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun," ujarnya.

Mengutip keterangan situs Kementerian Pertahanan China, Tahap pertama latihan akan dimulai dengan melakukan kegiatan darat seperti perencanaan operasi, pertukaran keahlian profesional, kompetisi budaya dan olahraga.

Latihan bersama yang akan diadakan kedua angkatan laut selama fase latihan maritim termasuk menyerang target maritim, manuver taktis, operasi anti-kapal selam, pengisian ulang di laut, memperkuat kapal yang rusak, operasi anti-pesawat dan anti-rudal, dan lain-lain.

Kapal-kapal China yang berpartisipasi sebagian besar berasal dari Komando Teater Timur PLA, termasuk fregat berpeluru kendali Xiangtan dan Shuozhou, kapal pasokan lengkap Qiandaohu, dan satu kapal selam, satu pesawat peringatan dini, dua jet tempur dan satu helikopter.

Sementara itu Angkatan Laut Pakistan mengirim Frigate Taimur untuk berpartisipasi dalam latihan tersebut.

Ini adalah kedua kalinya China dan Pakistan mengadakan latihan maritim Sea Guardians. Pada Januari 2020, kedua belah pihak mengadakan latihan maritim bersama dengan nama kode Sea Guardians-2020 di Laut Arab utara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya