Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Lebih Unggul dari Vaksin, Kekebalan Alami Covid-19 Bisa Bertahan 14 Bulan

MINGGU, 10 JULI 2022 | 08:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekebalan atau imunitas yang dihasilkan secara alami tetap lebih ungguh daripada perlindungan dari vaksin Covid-19.

Kesimpulan tersebut berdasarkan studi yang dilakukan oleh Dr. Laith Abu-Raddad dari Weill Cornell Medicine di Qatar dan rekan-rekannya. Mereka mempelajari kekebalan alami jangka panjang terhadap orang yang tidak divaksinasi.

Studi menunjukkan penyintas Covid-19 yang tidak divaksinasi memiliki perlindungan yang tinggi terhadap Covid-19 parah.


“Efektivitas infeksi primer terhadap reinfeksi Covid-19 yang parah, kritis, atau fatal mencapai 97,3 persen, terlepas dari varian infeksi primer atau reinfeksi, dan tanpa bukti penurunan," ujar Abu-Raddad, seperti dimuat NTD.

"Hasil serupa ditemukan dalam analisis sub-kelompok untuk mereka yang berusia 50 tahun,” tambahnya.

Jika dibandingkan dengan penelitian lain, persentase itu lebih tinggi daripada perlindungan dari vaksin Covid-19.

Pada Mei, peneliti Swedia menemukan bahwa dua dosis vaksin hanya 54 persen efektif melawan varian Omicron dari virus corona.

Sementara ilmuwan Afrika Selatan menyebut efektivitas vaksin AstraZeneca dan Pfizer mencapai 88 persen, namun dengan cepat turun menjadi 70 persen atau lebih rendah.

Penelitian di Qatar sendiri menemukan kekebalan alami bertahan selama lebih dari 14 bulan setelah infeksi pertama seseorang. Kekebalan bertahan sangat kuat, tanpa bukti memudar, terlepas dari variannya.

Adapun studi tersebut sudah diterbitkan di situs medRxiv.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya