Berita

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe/Net

Dunia

Mengenang Shinzo Abe, dari Abenomics hingga PM Jepang Terlama

JUMAT, 08 JULI 2022 | 17:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah berjuang menghadapi kondisi kritis karena dua tembakan di tubuhnya, Shinzo Abe akhirnya tutup usia pada hari ini, Jumat (8/7) pukul 17.03 waktu setempat.

Abe ditembak dua kali ketika menyampaikan pidato kampanye untuk Partai Liberal Demokratik di Nara, Jepang pada Jumat pagi. Ia kemudian dilarikan ke Nara Medical University karena tidak sadarkan diri dan mengalami pendarahan.

Menurut Perdana Menteri Fumio Kishida, kondisi Abe kritis dan mendapat perawatan intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.


Keluarga Politisi

Abe lahir dari keluarga politik di Tokyo, 21 September 1954. Sang kakek adalah Perdana Menteri Jepang periode 1957-1960, Nobusuke Keshoi. Sementara ayahnya adalah Shintaro Abe, yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Jepang.

Awal dan Akhir Politik

Abe memulai karir di dunia politik sebagai anggota parlemen pada tahun 1993 dari Partai Liberal Demokratik. Setelah 12 tahun, ia kemudian masuk dalam kabinet sebagai Kepala Sekretaris pada Oktober 2005.

Karirnya melesat hingga berhasil mencapai kursi Perdana Menteri Jepang pada 2006 saat berusia 52 tahun. Namun ia mundur pada 2007 karena masalah kesehatan.

Namun ia kembali mencalonkan diri dan terpilih kembali menjadi PM Jepang pada 2012. Setelah merampungkan mandatnya, ia terpilih kembali ketiga dan keempat kalinya.

Kendati begitu, pemerintahan periode keempat Abe tidak semulus yang diperkirakan. Situasi pandemi Covid-19 yang melanda membuat pemerintahannya banyak dikritik karena ekonomi Jepang yang merosot tajam.

Abe dianggap lambat tangani wabah Covid-19 untuk menutup perbatasan Jepang dan menerapkan keadaan darurat yang mendesak orang untuk tinggal di rumah dan toko-toko tutup.

Abe kemudian mundur pada September 2020 karena masalah kesehatan. Dengan sepak terjangnya, Abe dinyatakan sebagai PM Jepang terlama.

Abenomics

Abe mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam meningkatkan ekonomi di Jepang. Ia meluncurkan "Abenomics". Itu adalah kebijakan ekonomi ketika Abe memimpin pada 2012.

Kebijakan ini dibuat untuk memulihkan ekonomi Jepang untuk keluar dari deflasi, memperkuat militer Jepang, dan melawan pengaruh China yang tumbuh dalam masa jabatan dua periode yang bersejarah.

Sejarah mencatat, strategi Abenomics yang digaungkan Abe ampuh obati krisis di Jepang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya