Berita

Uighur/Net

Dunia

File Bocor Ungkap Upaya China Menghapus Identitas Uighur dari Dalam

KAMIS, 07 JULI 2022 | 17:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sistem kepolisian Xinjiang, China telah diretas oleh sumber tidak dikenal. Peretasan tersebut mengungkap file terkait penahanan ribuan Muslim Uighur dan minoritas lainnya oleh China.

File tersebut diduga diambil dari kepolisian di dua kabupaten Xinjiang pada Selasa (5/7).

File yang bocor tersebut diserahkan kepada konsorsium media internasional sebelum kemudian diperiksa oleh pakar Uighur, Dr. Adrian Zenz.


Zenz menyebut file tersebut merupakan bukti kuat tentang penahanan terhadap Muslim Uighur dan minoritas lainnya, termasuk menggambarkan bagaimana kamp dan penjara penuh sesak.

Disebutkan terdapat sekitar 2.800 foto tahanan dan lebih dari 23 ribu dokumen terkait penahanan dalam file tersebut. Di dalamnya juga ada lebih dari 300 ribu cacatan pribadi.

Di samping itu, Zenz menyoroti sejumlah pidato yang bocor dari pejabat-pejabat senior Partai Komunis China (PKC), termasuk sekretaris partai Chen Quanguo.

Dalam pidatonya Chen mengungkap bahwa China menggunakan paranoid threat perception atau persepsi ancaman paranoid terhadap minoritas Muslim di Xinjiang. Chen juga menyebut alasan Beijing harus melawan seluruh populasi Uighur.

Menurut Zenz, Beijing bertujuan untuk menghapuskan seluruh komunitas Uighur dari dalam, yaitu dengan menanamkan gagasan PKC yang baik. Untuk itu, penting bagi China agar para lansia mengikuti program interniran.

"Ini adalah program asimilasi yang komprehensif," tegas Zenz.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya