Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jihadis Kembali Berulah, 27 Warga Sipil Burkina Faso Tewas

SELASA, 05 JULI 2022 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jihadis di Burkina Faso kembali berulah. Sedikitnya 27 orang tewas dalam dua serangan terpisah selama akhir pekan yang menargetkan warga sipil di utara dan barat laut negara itu.

Sumber keamanan setempat mengatakan kepada AFP bahwa serangan itu terjadi pada Minggu malam (3/7) hingga Senin (4/7) waktu setempat.

"Orang-orang bersenjata menyerang warga sipil di Bourasso, sebuah daerah dekat Dédougou, ibu kota provinsi Kossi," kata sumber itu.


"Ada sekitar 15 korban (meninggal), pria, wanita dan anak-anak, menurut penilaian sementara," lanjutnya.

Sebuah sumber lokal, yang dihubungi oleh AFP, membenarkan serangan itu, menyebutkan ada sekitar dua puluh orang tewas.

"Orang-orang bersenjata pertama kali berkeliling sekitar pukul 5 sore (waktu setempat) di desa melepaskan tembakan ke udara. Mereka kembali nanti malam dan menembaki orang-orang tanpa pandang bulu," kata warga.

Pada hari Sabtu, serangan mematikan lainnya juga terjadi di Namissiguima, provinsi utara Yatenga, menurut sumber keamanan lainnya.

"Jumlah korban tewas akibat serangan ini adalah 12 orang, termasuk tiga orang Relawan Pertahanan Tanah Air (VDP)," kata sumber tersebut, yang juga menyebut gelombang perpindahan penduduk sejak Minggu.

Burkina Faso telah terperangkap dalam spiral kekerasan sejak 2015, dikaitkan dengan gerakan jihad bersenjata yang berafiliasi dengan Al-Qaeda dan kelompok Negara Islam, yang telah menewaskan ribuan orang dan 1,9 juta orang mengungsi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya