Berita

Bantuan dari China untuk korban gempa Afghanistan/Net

Dunia

Sambut Bantuan Tenda dari China, Korban Gempa Afghanistan: Kami Berterima Kasih, Sangat Membantu untuk Menghadapi Musim Dingin

SENIN, 04 JULI 2022 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China mendapat apresiasi atas pengiriman bantuan untuk korban gempa Afghanistan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Provinsi Paktika timur Afghanistan Mawlawi Mansoor, menyampaikan ucapan terima kasihnya.

"Kami berterima kasih kepada China karena mengirimkan bantuan, terutama tenda, kepada orang-orang yang terkena dampak gempa di sini dan saya juga berharap negara tetangga dapat membantu membangun kembali rumah-rumah yang hancur," kata Mansoor, seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (3/7).

Mansoor mengatakan timnya membagikan sekitar 300 tenda kepada para korban gempa di distrik Barmal Provinsi Paktika pada Sabtu (2/7), yang merupakan bagian dari 920 buah tenda dan barang-barang pakaian yang disumbangkan oleh China.


Mengungkapkan rasa terima kasih kepada China atas bantuan kemanusiaan, Karim Khan, seorang tetua distrik Barmal, mengatakan kepada media China bahwa itu sangat berarti untuk mereka.

"Tenda dapat memecahkan masalah kami untuk sementara dan kami perlu membangun kembali rumah kami sebelum musim dingin untuk bertahan di musim dingin," katanya.

China telah menjanjikan dana bantuan kemanusiaan sebesar 50 juta yuan (7,5 juta dolar AS) untuk korban gempa di Afghanistan.

Selain China, India, Pakistan, Turki, dan Uzbekistan, kuga telah mengirim atau mengumumkan bantuan ke daerah-daerah yang terkena dampak gempa di Afghanistan.

Gempa dahsyat mengguncang Afghanistan timur pada 22 Juni, menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas dan lebih dari 1.500 lainnya terluka di Paktika dan Provinsi Khost yang berdekatan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya