Berita

Kapal kargo berbendera Rusia Zhibek Zholy terlihat di lepas pantai pelabuhan Laut Hitam Karasu, Turki/Net

Dunia

Atas Permintaan Kyiv, Turki Menahan Kapal Kargo Rusia yang Diduga Membawa Kabur Biji-bijian Ukraina

SENIN, 04 JULI 2022 | 06:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki akhirnya mengabulkan permintaan Kyiv  untuk menahan kapal kargo Rusia yang diduga membawa gandum curian dari pelabuhan Ukraina.

Duta besar Ukraina untuk Turki Vasyl Bodnar, pada Minggu (3/7) mengatakan penangkapan atau penyitaan kapal Rusia tersebut adalah hasil kerja sama antara otoritas Ukraina dengan otoritas bea cukai Turki.

“Kapal tersebut saat ini berdiri di pintu masuk pelabuhan. Otoritas bea cukai Turki telah menahannya,” kata Bodner di Televisi Nasional Ukraina, seperti dikutip dari Reuters, Minggu.


Pada Jumat (1/7) Ukraina meminta Turki menahan kapal kargo berbendera Rusia, Zhibek Zholy, yang diyakini  membawa gandum Ukraina.

Pada Minggu (2/7) kapal Zhibek Zholi terlihat berlabuh di lepas pantai pelabuhan Karasu, sekitar 1 km dari pelabuhan. Tidak ada tanda-tanda pergerakan kapal atau kapal lain di dekatnya.

Ukraina menuduh Rusia mencuri gandum dari daerah yang diduduki pasukan Rusia sejak dimulainya invasi Moskow pada akhir Februari.

Kremlin sebelumnya membantah bahwa Rusia mencuri gandum dari Ukraina.

Seorang pejabat di kementerian luar negeri Ukraina mengatakan dengan mengutip data dari administrasi maritim Ukraina, bahwa kapal tersebut telah memuat kargo pertama sekitar 4.500 ton biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Bardiansk yang diduduki Rusia.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya