Berita

Warga desa Sayeh Khosh di Provinsi Hormozgan, Iran menatap nanar bangunan rumah mereka yang hancur akibat gempa yang mengguncang pada 2 Juni 2022/Reuters

Dunia

Gempa 6,3 dan 6,1 Magnitudo Guncang Iran, Ratakan Satu Desa

MINGGU, 03 JULI 2022 | 08:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gempa berkekuatan 6,3 dan 6,1 magnitudo mengguncang Iran bagian selatan pada Sabtu pagi (2/6) waktu setempat. Akibatnya lima orang meninggal dunia dan 49 lainya terluka.

Jurubicara layanan darurat, Mojtaba Khaledi, mengatakan  setengah dari 49 orang yang terluka telah dipulangkan dari rumah sakit.

Tercatat terdapat 24 kali getaran, dua dengan kekuatan 6,3 dan 6,1 magnitudo. Gempa pertama terjadi pada pukul 2 dini hari dan meratakan desa Sayeh Khosh dekat pantai Teluk Iran di provinsi Hormozgan. Sementara gempa susulan terjadi sekitar pukul 8 pagi,


"Semua korban tewas dalam gempa pertama dan tidak ada yang terluka dalam dua gempa hebat berikutnya karena orang-orang sudah berada di luar rumah mereka," kata Gubernur Bandar Lengeh, Foad Moradzadeh, seperti dikutip IRNA.

Adapun sejauh ini para pejabat mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan telah berakhir.

TV pemerintah mengatakan 150 gempa dan getaran telah melanda Hormozgan barat selama sebulan terakhir.

Garis patahan geologis utama merambah Iran, yang telah mengalami beberapa gempa bumi dahsyat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2003, gempa berkekuatan 6,6 magnitudo menerjang provinsi Kerman, menewaskan 31 ribu orang dan meratakan kota kuno Bam.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya