Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Epidemiolog Griffith University Australia Nilai Vaksin Booster Tak Efektif Redakan Covid

SABTU, 02 JULI 2022 | 20:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus Covid-19 yang berangsur naik haus ditangani dengan sejumlah strategi penanganan yang efektif, tidak hanya dengan menggiatkan vaksinasi.

Begitu pendapat epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/7).

Dicky menyampaikan apresiasi kepada Wakil Presiden RI Maruf Amin yang akhirnya memutuskan untuk menarik kebijakan pelonggaran tak menggunakan masker di ruang terbuka.


"Penanganan (lonjakan) Covid-19 tidak hanya mengandalkan dari vaksin dan termasuk booster (vaksinasi dosis ketiga). Tapi masker ini penting sekali," ujar Dicky.

Dia menjelaskan, vaksin tidak menjamin orang tidak terinfeksi dan tidak menjamin orang yang terinfeksi tidak menularkan virus, meskipun di sisi yang lain vaksin memang dapat mengurangi potensi pernularan virus karena mampu membentuk imunitas.

Salah satu strategi terpenting, menurut Dicky, adalah melakukan penelusuran kasus infeksi di masyarakat.

"Jangan lupakan testing yang penting. Artinya, meskipun ada pelonggaran-pelonggaran di aktivitas, pertemuan atau apapun, testing yang menjadi bagian dari upaya screening atau deteksi. Itu jangan abai," tuturnya.

"ditambah 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumuanan, mengurangi mobilitas) juga harus diperkuat," tandas Dicky.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya