Berita

Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Siap Perang, Erdogan kepada Yunani: Jika kita Berteman, Mengapa Anda Melanggar Wilayah Udara Kami 147 Kali?

SABTU, 02 JULI 2022 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Turki tidak akan berperang dengan Yunani kecuali ada hal yang menyebabkan itu harus terjadi, begitu menurut Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pernyataaan terbarunya mengenai ketegangan dua negara.

"Turki tidak berniat berperang melawan Yunani. Namun, Yunani tidak menepati janjinya. Mereka membuat 147 pelanggaran udara. Jika kita bertetangga, jika kita berteman, mengapa Anda melanggar wilayah udara kami 147 kali?" kata Erdogan di Istanbul kepada wartawan usai melaksakan ibadah salat Jumat, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

"Jika pelanggaran wilayah udara kami berlanjut, maka kami akan terus melakukan apa yang menjadi kewajiban kami."


Bulan lalu, Erdogan mengkritik Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis atas komentarnya tentang Turki selama kunjungan resmi ke AS, mengatakan bahwa perdana menteri Yunani tidak lagi layak untuk dihadapi.

Turki dalam beberapa bulan terakhir juga meningkatkan kritik terhadap penempatan pasukan Yunani di pulau-pulau di Aegean timur, dekat pantai Turki dan dalam banyak kasus terlihat dari pantai.

Pulau-pulau ini diharuskan demiliterisasi di bawah Perjanjian Lausanne 1923 dan Perjanjian Paris 1947, sehingga pasukan atau senjata apa pun di pulau-pulau itu dilarang keras.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya