Berita

Ilustrasi Pemilihan Umum 2024/RMOL

Politik

Tidak Melulu Merakyat, Capres Ideal 2024 harus Cerdas dan Paham Geopolitik

KAMIS, 23 JUNI 2022 | 13:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon Presiden (Capres) 2024 diharapkan memiliki gagasan dan pengetahuan yang luas untuk Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.

Atas dasar itu, Founder Lambaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio menilai bahwa penting seorang presiden memahami geopolitik.

“Iya Presiden itu harus paham geopolitik,” kata Hensat sapaan akrab Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Kamis (23/6).


Hensat menambahkan, dalam survei teranyar KedaiKOPI mengenai kriteria capres ideal 2024 yang diinginkan publik adalah presiden yang cerdas. Tren citra merakyat seorang capres mulai bergeser ke arah kapasitas atau kecerdasan yang diinginkan publik saat ini.

“Kalau dari hasil surveinya KedaiKOPI kriteria yang paling diinginkan saat ini tuh cerdas. Bergeser dari sebelumnya merakyat,” kata Hensat.

Oleh karenanya, Dosen Universitas Paramadina ini menyarankan agar para capres 2024 untuk membekali diri dengan ide gagasan visioner tanpa polesan pencitraan.

“Maka strateginya itu harus pameran-pameran. Pameran ide, pameran karya pembangunan. Enggak bisa lagi dengan drama-drama pencitraan,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya