Berita

Peluncuran Tahapan Pemilu di KPU Kota Bandung/Ist

Politik

Melalui Sosialisasi dan Edukasi, Angka Partisipasi Pemilu di Kota Bandung Diharapkan Bisa Meningkat

RABU, 15 JUNI 2022 | 11:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Angka partisipasi Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Bandung pada 2024 mendatang diharapkan mengalami peningkatan. Setidaknya bisa melewati angka 83 persen yang diraih pada 2018 silam.

Untuk itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, diperlukan peningkatan edukasi yang lebih baik untuk mencapai target tersebut. Selain itu, koordinasi dan kolaborasi dengan pihak terkait juga harus dilakukan semakin masif.

"Kita akan terus bersinergi bersama stakeholder untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Fakta di Kota Bandung itu (partisipasi) sudah lebih dari 87 persen," kata Ema saat peluncuran tahapan Pemilu 2024 yang dilakukan di Kantor KPU Kota Bandung, Selasa malam (14/6).


"Mudah-mudahan dengan edukasi yang lebih baik dan semua bisa bekerja sama baik dan masif, kita mendapatkan hasil yang lebih baik ke depannya," tambahnya.

Ema juga memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mendukung penuh pelaksanaan Pemilu 2024.

"Tak hanya itu, pelaksanaan pemilu perlu daya dukung anggaran melalui proses banggar bersama dewan," ujarnya.

Pada acara tersebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menggelar deklarasi siap sukseskan pemilu 2024 Kota Bandung tanpa ekses.

Kegiatan berupa deklarasi calon peserta pemilu dan nonton bareng kegiatan peluncuran tahapan Pemilu 2024 yang dilakukan di Kantor KPU RI melalui Zoom Meeting.

Ketua KPU Kota Bandung, Suharti mengatakan, KPU Pusat telah resmi mengumumkan Pemilu 2024 dimulai pada 14 Juni 2022.

"Ada 4 agenda besar yang akan dilakukan pada 2022 ini. Pertama pendaftaran partai politik pada 29 Juli 2022 dan penenatapannya di Desember 2022, pemutakhiran data pemilih, dan proses penataan daerah pemilihan di tahun ini," kata Suharti.

Ia menambahkan, sesuai amanat pasal 167 angka (6) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, disebutkan tahapan penyelenggaraan Pemilu dimulai paling lambat 20 bulan sebelum hari pemungutan suara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya