Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Semoga DPR Tidak Terkecoh dan Bisa Bongkar Skandal Investasi GoTo

SELASA, 14 JUNI 2022 | 21:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Para anggota DPR RI diminta untuk tidak terkecoh dengan masalah investasi Telkom lewat Telkomsel di GoTo. Wanti-wanti ini disampaikan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule usai mendengar penjelasan dari Direktur Utama (Dirut) Telkom Ririek Adriansyah usai hadir di rapat Panitia Kerja (Panja) Investasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Perusahaan Digital di Komisi VI DPR RI.

Dalam penjelasannya Ririek memastikan proses investasi Telkomsel di GoTo sudah memenuhi berbagai prinsip good corporate governance (GCG). Investasi sudah melalui berbagai proses dan inisiasi yang dilakukan oleh tim. Bahkan sudah disetujui oleh pemilik saham lain, seperti Singtel. Termasuk aspek untung rugi.

Hanya saja, Ririek memastikan proses itu tidak melibatkan Komisaris Telkom dan Kementerian BUMN.


“Semoga DPR tidak terkecoh dan bisa bongkar seterang-terangnya skandal investasi Telkom lewat Telkomsel ke GoTo,” kata Iwan Sumule kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/6).

Dugaan Iwan Sumule, investasi ini saran akan kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Selain itu, ada juga upaya menghindar dari unsur korupsi dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) 10/ 2020. Di mana disebutkan bahwa kerugian anak usaha BUMN bukan kerugian keuangan negara.

Dijelaskan Iwan Sumule bahwa SEMA yang diteken Ketua MA Muhammad Syarifuddin memberi syarat tentang kerugian yang disebut bukan kerugian keuangan negara. Yaitu kerugian yang timbul pada anak perusahaan BUMN/BUMD yang modalnya bukan bersumber dari APBN/APBD, atau bukan penyertaan modal dari BUMN/BUMD, atau tidak menerima atau menggunakan fasilitas negara.

“Nah Telkomsel itu anak usaha Telkom (BUMN), dan Telkom memiliki 65 persen saham Telkomsel. Makanya, kenapa dalam laporan keuangan Telkom disebut ada kerugian Rp 881 miliar akibat investasi Telkomsel ke GoTo,” tutup Iwan Sumule.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya