Berita

Ketua Tim Advokasi Hukum DPP Demokrat, Didik Mukrianto/Net

Politik

Hari Ini Jadwal DPP Demokrat Datang ke KPK, Didik Mukrianto: Terobosan KPK Senapas dan Sejalan dengan Program Demokrat

SELASA, 14 JUNI 2022 | 07:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diapresiasi dan didukung penuh oleh Partai Demokrat. Sebab, terobosan KPK ini sejalan dengan program-program partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Advokasi Hukum DPP Demokrat, Didik Mukrianto, menjelang pelaksanaan Executive Briefing dan pembekalan PCB untuk Partai Demokrat yang diselenggarakan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari ini, Selasa (14/6), pukul 09.00-12.00 WIB.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya gagasan dan kegiatan KPK dalam menghadirkan politik cerdas berintegritas ini," ujar Didik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa pagi (14/6).


Karena, menurut Didik, Demokrat mempunyai tanggung jawab dan komitmen untuk memastikan agar setiap event politik bisa berjalan jujur, fair, adil, bermartabat, dan berintegritas dalam mewujudkan good and clean governance.

"Terobosan yang dilakukan oleh KPK ini memang sudah senapas dan sejalan dengan program-program, fakta integritas, serta zona integritas yang dijalankan oleh Demokrat selama ini," jelas Didik.

Sehingga, Demokrat berharap, kegiatan yang digagas oleh KPK mampu menguatkan kesadaran budaya antikorupsi, kesadaran politik cerdas berintegritas dalam penyelenggaraan Pemilu, dan mampu menumbuhkembangkan aksi nyata dalam mengimplementasikan hasil pembelajaran antikorupsi.

"Selanjutnya kami akan terus menjadi supporting penuh dan mendukung tahapan kegiatan KPK ini, termasuk pembekalan antikorupsi pada pengurus partai politik baik pusat maupun daerah, pembelajaran mandiri antikorupsi sektor politik yang dilakukan secara elektronik, dan berkontribusi secara aktif dalam melalui gerakan antikorupsi di lingkungan partai politik," pungkas Didik.

Disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, dalam acara PCB Terpadu 2022 hari ini, dari Demokrat yang akan hadir adalah Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsa, dan 47 orang pengurus lainnya.

"Informasi sementara yang kami terima hingga sore ini, terkait agenda Executive Briefing dan pembekalan antikorupsi bagi pengurus Partai Demokrat akan dihadiri oleh Sekjen Teuku Riefky Harsa bersama 47 orang pengurus DPP Partai Demokrat," ujar Ipi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin sore (13/6).

Namun demikian, pihaknya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait siapa saja pengurus DPP Demokrat yang akan hadir langsung.

"Dijadwalkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membuka kegiatan dan dilanjutkan dengan pembekalan sejumlah materi. Di antaranya materi tentang penguatan integritas, Sistem Integritas Partai Politik (SIPP), dan pembahasan pembelajaran mandiri antikorupsi," pungkas Ipi.

Sesuai jadwal yang dibuat KPK, Partai Demokrat menjadi partai politik (parpol) kelima yang akan menerima pembekalan PCB Terpadu 2022. Partai Amanat Nasional (PAN) adalah parpol pertama yang mendapat pembekalan dari KPK pada 25 Mei 2022, disusul Partai Bulan Bintang (PBB) pada 2 Juni 2022.

Sementara Partai Beringin Karya (Berkarya) yang dijadwalkan menerima pembekalan PCB pada Selasa 31 Mei lalu meminta ditunda dengan alasan sedang ada persoalan di internal partai.

Pun dengan PDI Perjuangan yang seharusnya mendapat jadwal pembekalan PCB pada Selasa (7/6), yang meminta ditunda karena sedang ada acara internal. Sehingga, PDIP dijadwalkan ulang pada Senin (27/6).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya