Berita

Anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga/Net

Nusantara

Legislator Nasdem Ingatkan Masyarakat Bahaya Permainan Judi Slot Online

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 23:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat khususnya generasi muda diminta tidak tergiur dengan iming-iming mendapatkan uang dengan mudah melalui permainan judi slot online yang kian marak belakangan ini.

Anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar praktik slot online bisa segera ditertibkan dan diberikan tindakan tegas.

Pria yang kerap disapa Kang Awang itu pun meminta para orang tua memberi edukasi tentang bahaya bermain slot judi online.


“Sudah banyak korban dari permainan slot ini, mereka diberikan dulu kemenangan di awal, tetapi dapat dipastikan bahwa pada akhirnya mereka kemudian kalah, psikologi mereka dimainkan sampai dengan mereka kecanduan dan menggunakan berbagai sumber uang, juga sampai dengan menggunakan uang dari pinjaman online untuk mengikuti kecanduan mereka itu," kata Awang dikutip , Minggu (5/6).

Legislator Partai Nasdem ini memandang, fenomena ini juga akan berpotensi berdampak panjang terhadap kehidupan para pencandunya. Bahkan, ia khawatir para pencandu judi slot online ini akan terlilit utang hingga dapat melakukan aksi kriminalitas untuk mendapatkan uang.

"Uang rumah tangga habis, uang untuk bayar sekolah habis, keluarga terlantar, hidup tidak akan tenang, dikejar-kejar debt collector, dan hal kecanduan ini juga berpotensi pecandu slot untuk melakukan tindakan kriminal uantuk mendapatkan uang bermain slot," tuturnya,

Lanjutnya, slot atau judi online ini dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Sebab, slot judi online ini dapat diakses melalui gawai. Namun, pria yang identik dengan kaca mata itu meminta pemerintah untuk segera menindak para pemilik aplikasi judi slot online hingga afiliator yang mempromosikan permainan ini.

“Tindak orang orang yang mengiklankan atau mengendorse permainan slot ini sejak sekarang agar kejadian seperti affiliator yang ramai kemarin dapat sejak dini dicegah, sebelum semakin banyak korban," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya