Berita

(kiri ke kanan) Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Ketua PPATK Ivan Yustiavandana, dan Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo/Ist

Bisnis

Dukung Program PPATK, BTN Beri 5 Ribu Bibit Pohon Tabebuya

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 14:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dukungan penuh diberikan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk mendukung dan mengimplementasi program-program Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Khususnya, dalam Program Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) dan memerangi cybercrime, serta Green Financial Crime atau kejahatan keuangan melalui pengrusakan lingkungan.

Dalam peringatan dua dekade PPATK menjalankan program tersebut, BTN memberikan dukungan 5.000 bibit pohon tabebuya yang akan ditanam di lingkungan perumahan yang dibiayai oleh BTN.


Penanaman ini secara simbolis dilakukan di perumahan Bellpark II, Mataram, Lombok Barat pada Jumat (3/5).

Penanaman dilakukan langsung oleh Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo dan Ketua PPATK Ivan Yustiavandana. Acara ini turut disaksikan oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Tabebuya atau pohon terompet emas adalah sejenis tanaman yang berasal dari negara Brasil dan termasuk jenis pohon besar. Seringkali tanaman ini dikira sebagai tanaman sakura oleh kebanyakan orang. Ini lantaran bentuk bunganya mirip seperti bunga sakura.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya