Berita

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga/Net

Politik

Kemesraan Prabowo dan Surya Paloh Masih Perlu Dimatangkan

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 14:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Saling umbar kekaguman dalam dunia politik merupakan hal yang biasa. Apa yang ditampilkan di hadapan publik tidak serta merta menggambarkan yang sebenarnya terjadi.

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menanggapi pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang tampak mesra beberapa hari lalu.

"Saling umbar kekaguman antara Surya Paloh dan Prabowo hal biasa dalam dunia politik. Karena itu, kemesraan yang ditampilkan Surya Paloh dan Prabowo bukan garansi mereka akan berkoalisi,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/6).


Mantan Dekan FIKOM IISIP ini tidak memungkiri bahwa peluang koalisi bagi Gerindra dan Nasdem memang terbuka lebar usai pertemuan itu. Hanya saja, dalam pandangannya pertemuan tersebut sebatas penjajakan saling tawar-menawar calon presiden dan wakil presiden.

“Pertemuan itu tampaknya masih penjajagan, yang masih perlu dimatangkan oleh kedua partai. Setidaknya pembahasan capres dan cawapres yang akan diusung tampaknya akan alot,” tutupnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya