Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Ujang Komarudin Yakin Surya Paloh Jadi Kunci Pilpres Asal Ayunannya Tidak Salah Jalan

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh (SP) dinilai bisa menjadi king maker utama pada Pilpres 2024. Salah satunya ditandai dengan sowannya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke Kantor DPP Nasdem beberapa waktu lalu.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Jumat (3/6).

“SP memang ingin jadi king maker. Namun perlu diingat masih ada king maker-king maker lain seperti Megawati dan Jokowi,” kata Ujang Komarudin.


Meski begitu, Ujang menyebut pada akhirnya Surya Paloh akan berhitung jika nantinya ada king maker yang lain mencoba membangun mitra koalisi untuk kemenangan Pemilu 2024.   

Jika mengacu peta koalisi yang sekarang sudah terbentuk, seperti Koalisi Indonesia Bersatu plus PKB, kemungkinan poros PDIP-Gerindra, dan Demokrat-PKS, Ujang yakin Nasdem tetap masih bisa menjadi kunci.

“Nasdem menjadi salah satu kunci. Yang penting ayunan dan manuvernya tak salah jalan,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Ujang meyakini bahwa Surya Paloh belum tergiur untuk maju ada perhelatan hajatan lima tahunan sebagai capres dari Partai Nasdem. Sebab, pendiri Partai Nasdem itu akan berpikir realistis.

“Saya melihatnya SP tidak akan tergiur maju. Karena rasional dan realistis saja. Tak ada elektabilitas dan juga merupakan politisi senior (tua). Sedangkan di 2024, yang terbanyak adalah pemilih muda,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya