Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/Net

Politik

Hari Ini, Pimpinan KPK Dengarkan Hasil Kerja Tim Penindakan Tangkap Tangan Haryadi Suyuti

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 09:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan ekspos bersama tim penindakan usai mengamankan Walikota Yogyakarta periode 2017-2022, Haryadi Suyuti (HS) dan delapan orang lainnya dalam kegiatan tangkap tangan.

Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, hari ini, Jumat (3/6) pimpinan KPK akan mendengarkan hasil kerja keras tim penindak usai melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap Haryadi yang telah berlangsung pada Kamis (2/6).

"Kita akan bahas dulu pagi ini di forum ekspos pimpinan," ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat pagi (3/5).


Dalam ekspos itu, pimpinan KPK akan mendengarkan hasil kerja keras dari tim penindakan, baik siapa saja yang diamankan, dugaan perkara suap apa, maupun konstruksi perkara berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat-alat bukti yang telah diamankan.

"Kita akan dengar dulu hasil kerja keras rekan dari penindakan," kata Firli.

Sehingga, pada waktunya KPK akan menyampaikan secara detail kepada publik dari hasil kegiatan tangkap tangan kali ini. Di mana, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status para pihak yang telah diamankan, apakah terbukti melakukan dugaan tindak pidana korupsi dengan ditetapkan sebagai tersangka, atau tidak.

"Nanti pasti disampaikan," pungkas Firli.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK sejauh ini telah mengamankan sembilan orang dalam kegiatan tangkap tangan di Yogyakarta dan Jakarta pada Kamis (2/6).

"Saat ini para pihak masih dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta. Terdiri dari unsur swasta dan beberapa pejabat Pemkot Yogyakarta, termasuk Walikota periode 2017-2022," kata Ali.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya